“Tak pernah sekali pun saya berusaha untuk dikenang dunia. Hidupku kubaktikan pada peristiea-peristiwa di sekitar, bagi generasi dan zamanku, semata-mata agar diriku terjalin dengan sesuatu yang pentingbagi sesamaku.”
A.Biografi
Singkat
Abraham
Lincoln merupakan presiden Amerika yang ke-16. Ia terlahir dari sebuah keluarga
miskin dan tidak berpendidikan, yang mendiami daerah Hundry Country, Kentucky. Meski
ia sendiri hanya mengenyam pendidikan kurang lebih selama satu tahun, bukan
berarti ia harus terkungkung dalam keterbatasannya. Justru,keterbatasannya
itulah yang telah melecut semangatnya untuk senantiasa bekerja keras untuk
memperkaya pengetahuan yang ditempuhnya secara otodidak.
Pendidikan
yang ditempuh selama satu tahun itu hanya mampu memberinya kemampuan membaca,
menulis, dan berhitung. Dengan kemampuan dasarnya tersebut, Lincoln terus
berusaha memperkaya pengetahuannya. Dalam hal ini, ia senantiaasa membaca
setiap buku-buku yang bisa dijangkaunya. Konon, buku-buku yang paling yang
paling disukainya adalah buku-buku hukum.
Dari
usaha kerasnya itulah, ia akhirnya mampu menjadi sosok cerdas dan penih
dedikasi. Pada usia 28 tahun, Lincoln berhasil menjadi seorang pengacara dan
ahli hukum yang disegani pada masanya. Bukan hanya karena keahliannya dalam
bidang hukum, tapi ia dikenal sebagai pengacara yang jujur dan penuh tanggung jawab.
Meski
demikian, profesi pengacara dan ahli hukum belum mampu membuatnya terpuaskan. Karena
itulah, pada tahun 1828, Lincoln melakukan perjalanan ke daerah New Orleans. Dalam
perjalanan tersebut, ia begitu banyak peristiwayang menyentuh hatinya,terutama
praktik-praktik perbudakan yang begitu menggejala. Dari sinilah, Lincoln mulai
menancapkan cita-cita perjuangannya untuk menghapuskan sistem perbudakan.
Lincoln
mulai muncul didunia politik pada tahun 1832, semenjak iaterpilih menjadi DPRD
untuk wilayah lllinois. Jabatan terssebut ia jalani selama kurang lebih empat
belas tahun. Karier politik Lincoln terus meningkat dan pada tahun 1847, ia
terpilih menjadi Anggota DPR Amerika Serikat.
Setelah
berjuang cukup lama di dunia politik, Lincoln akhirnya terpilih menjadi
presiden Amerika Serikat pada tanggal 6 Maret 1860. Pada masa kepemimpinanya,
Lincoln mengeluarkan kebijakan penting, yaitu proclamation of emancipation. Kebijakan tersebut merupakan bentuk
realisasi dan cita-cita yang tertanam di dalam dirinya ketika melakukan kunjung
ke New Orleans.
